Popular Women

Wednesday, December 14, 2011

Mark Zuckerberg Sang Pendiri Facebook

Nama lengkapnya adalah Mark Elliot Zuckerberg yang lahir di kawasan Dobbs Ferry, Westchester County, kota New York, Anak kedua dari empat bersaudara Edward dan Karen Zuckerberg pasangan dokter gigi ­ psikiater. Sejak kecil umur 8 tahun Zuckerberg suka mencoba berbagai program komputer dan belajar membuatnya. Saat di sekolah menengah Phillips Exeter Academy, ia dan rekannya, D'Angelo, membuat plug in untuk MP3 player Winamp.
Plug-in adalah program
komputer yang bisa berinteraksi dengan aplikasi
host seperti web browser
atau email untuk keperluan
tertentu. Zuckerberg dan D'Angelo membuat plug-in untuk menghimpun kesukaan orang terhadap aneka jenis lagu dan kemudian membuat play­
list-nya sesuai selera. Mereka mengirimkan
program itu ke berbagai
perusahaan termasuk ke
AOL (American Online) dan
Microsoft. Pada tahun
terakhinya di Phillips ia direkrut oleh Microsoft
dan AOL untuk suatu
proyek. Saat melanjutkan sekolah ke perguruan tinggi
keduanya harus berpisah.
D'Angelo masuk Caltech
sedangkan Zuckerberg
masuk Harvard. Di Harvard inilah Zuckerberg
menemukan ide membuat
buku direktori mahasiswa
online karena universitasnya tak
membagikan face book (buku mahasiswa yang
memuat foto dan identitas
mahasiswa di universitas
itu) pada mahasiswa baru
sebagai ajang pertemanan
di antara mereka. Namun setiap kali ia menawarkan
diri membuat direktori itu,
Harvard menolaknya.
"Mereka mengatakan punya
alasan untuk tidak
mengumpulkan informasi (mahasiswa) ini," ujar
Zuckerberg kemudian. Meski ditolak ia selalu
mencari cara untuk
mewujudkannya. "Saya
ingin menunjukkan kalau
hal itu bisa dilakukan,"
lanjutnya soal kengototannya membuat
direktori itu. Proyek pertamanya adalah CourseMatch (www.coursematch.com) yang memungkinkan teman- teman sekelasnya berkomunikasi satu sama
lain di website tersebut.
Suatu malam di tahun
kedua ia kuliah di Harvard,
Zuckerberg menyabot data mahasiswa Harvard dan
memasukkannya ke dalam
website yang ia buat
bernama Facemash.
Sejumlah foto rekan
mahasiswanya terpampang di situ. Tak lupa ia
membubuhkan kalimat yang
meminta pengunjungnya
menentukan mana dari
foto-foto ini yang paling
"hot". Pancingannya mengena. Dalam tempo
empat jam sejak ia
meluncurkan webiste itu
tercatat 450 orang
mengunjungi Facemash dan
sebanyak 22.000 foto mereka buka. Pihak Harvard
mengetahuinya dan
sambungan internet pun
diputus. Zuckerberg
diperkarakan karena
dianggap mencuri data. Anak muda berambut
keriting ini pun meminta
maaf kepada rekan-rekan
yang fotonya masuk di
Facemash. Tetapi ia tak
menyesali tindakannya. "Saya kira informasi
seperti itu harus tersedia
(online)," ujamya. Alih-alih kapok ia malah membuat website baru dengan nama Facebook (www.thefacebook.com).
Website ini ia luncurkan
pada Februari 2004. Facebook merupakan
penyempurnaan dari
Facemash. Sasarannya tetap sebagai tempat pertemuan sesama mahasiswa Harvard. Dalam penjelasan di website-nya
sekarang disebutkan bahwa
Facebook adalah suatu
alat sosial untuk membantu
orang berkomunikasi lebih
efisien dengan rekan, keluarga, atau rekan
kerjanya. Facebook
menawarkan navigasi yang
mudah bagi para
penggunanya. Setiap
pemilik account punya ruang untuk memajang
fotonya, teman-temannya,
network, dan melakukan hal
lainnya seperti bisa berkirim
pesan dan lain sebagainya. Banyaknya aplikasi yang
bisa digunakan oleh
anggotanya membuat
Facebook digandrungi
banyak orang. Konon
hingga saat ini sudah lebih dari 20.000 aplikasi
dimasukkan ke dalam
Facebook yang bisa
digunakan para anggotanya.
Setidaknya 140 aplikasi
baru ditambahkan ke Facebook setiap harinya
dan 95% pemilik account
Facebook telah menggu­
nakan minimal satu
aplikasi. Penyertaan banyak aplikasi ini membuat Facebook berbeda dengan website jejaring sosial terdahulu seperti MySpace. Lalu orang berbondong-bondong mengunjungi websitenya dan mendaftar jadi
tanggotanya. Dalam waktu dua minggu setelah
diluncurkan, separuh
mahasiswa Harvard sudah memiliki account di
Facebook. Ternyata tak
hanya mahasiswa Harvard
yang tertarik, beberapa
kampus di sekitar Harvard
pun meminta dimasukkan dalam jejaring Facebook.
Ini membuat Zuckerberg
kewalahan. Ia lalu meminta
bantuan dua temannya
untuk ikut mengembangkan
Facebook. Dalam tempo empat bulan Facebook
sudah bisa menjaring 30
kampus. Hingga akhir
2004 jumlah pengguna
Facebook sudah mencapai
satu juta. Pengguna Facebook terus meningkat. Malah ada sejumlah orang yang tak lagi jadi mahasiswa atau yang masih di sekolah ingin bergabung. Tingginya desakan ini membuat
Zuckerberg dan kawan-
kawan memutuskan Facebook membuka jaringan
untuk para siswa sekolah
menengah (di sini SMU) pada September 2005. Tak
lama kemudian mereka juga
membuka jejaring para pekerja kantoran. Kesibukan yang luar biasa
ini membuat Zuckerberg harus memutuskan keluar
dari Harvard. "Apa yang
saya inginkan sudah ada di
tangan. Saya tidak ingin
punya ijazah kemudian
bekerja. Menurut saya, pekerjaan hanyalah untuk
orang-orang yang lemah,"
ujarnya pada Majalah
Current. Zuckerberg dan kawan - kawan kemudian mengembangkan Facebook
lebih jauh lagi. Pada
September 2006 Facebook
membuka pendaftaran untuk
jejaring umum dengan
syarat memiliki email. Sejak itulah jumlah
anggota Facebook melesat. Saat ini jumlah anggota
aktifnya mencapai 70 juta
di seluruh dunia. Jejaring
yang dihimpunnya mencapai
enam juta jaringan (kelompok pertemanan) meliputi 55.000 jaringan
berdasarkan demografi,
pekerjaan, sekolah,
kolegial, dan sebagainya.
Setiap harinya ada 14 juta
foto di-upload (dimasukkan ke Facebook).
Dan dalam hal jumlah
trafik pengakses Facebook
menjadi website teraktif
ke-6 di dunia dan menjadi
website jejaring sosial kedua terbesar versi
camScore. Jual Saham Jadi Kaya Jumlah anggota Facebook yang jutaan orang itu menjadi tambang emas yang menggiurkan. Zuckerberg dan kawan-kawan pun menangkap peluang bisnis yang besar. Karena itu ketika jumlah user-nya melebihi satu juta mereka menggandeng Accel Part­ ners, perusahaan modal
ventura, untuk membiayai pengembangannya. Modal
yang ditanamkan adalah
US$ 12,7 juta. Ini adalah
investasi kedua yang masuk
ke Facebook setelah
sebelumnya (Juni 2004) mendapatkan dan dari
pendiri PayPal sebesar US
$ 500.000. Pembenahan
pertama dengan tambahan
modal itu adalah dengan
mengganti domain-nya dari www. thefacebook. corn
menjadi www.facebook.com
pada Agustus 2005.

Setelah itu jangkauan
keanggotaannya diperluas
menjadi internasional. Hingga Desember 2005
jumlah anggotanya sudah
mencapai 5,5 juta. Meski jumlah user-nya
meningkat tajam pada
tahun 2005 disebutkan
Facebook mengalami
kerugian sampai US$ 3,63
juta. Facebook kemudian mendapatkan dana sebesar
US$ 25 juta dari Greylock
Partners dan Meritech Capi­
tal Partners. Dana itu
digunakan untuk meluncurkan versi mobilenya. Pada September 2007 Microsoft melakukan
pendekatan dan menawarinya membeli 5% saham senilai sekitar US$
300 juta hingga US$ 500juta. Jika nilai itu
disetujui maka nilai
kapitalisasi Facebook
sudah mencapai US$ 6
miliar hingga US$ 10
miliar atau sekitar Rp 54 triliun hingga Rp 90
triliun. Namun Microsoft
akhirnya mengumumkan
hanya membeli 1,6% saham
Facebook dengan nilai US
$ 240 juta pada Oktober 2007. Transaksi ini
menunjukkan nilai
kapitalisasi Facebook
ternyata lebih tinggi yaitu
sekitar US$ 15 miliar
(sekitar US$ 135 triliun). Setelah itu sejumlah
tawaran mengepung
Facebook. Li Ka-shing
disebut-sebut ikut
menginvestasinya sekitar
US$ 60 juta pada November 2007. Lalu ada
berita yang menyebutkan
Viacom, Yahoo, Google,
dan sebagainya pun ikut
menawar untuk membeli
Facebook. Sejauh ini Zackerberg mengatakan
Facebook tak akan dijual.
Melesatnya bisnis Facebook
membuat Zackerberg
menampuk kekayaan yang
luar biasa. Majalah Forbes menyebutkan kekayaan
Zackerberg sendiri mencapai
US$ 1,5 miliar atau sekitar
Rp 13,5 triliun. Jangankan
untuk anak seusia
Zackerberg, untuk orang dewasa pun harta sebanyak
itu tentu jumlah yang luar
biasa besar. Maka wajar
jika majalah itu
menobatkannya sebagai The
Youngest `Self-made' Billionaire on the Planet.
Prestasi yang diraih
Zackerberg tak benar-benar
mulus. Sejumlah perkara ia
dapatkan sehubungan
dengan Facebook. Termasuk dari rekannya di
Harvard yang menyebutkan
rancangan Facebook
sebenarnya tiruan dari
ConnectU. Namun
Zackerberg tetap bergeming bahwa Facebook merupakan
hasil karyanya. Meskipun
ConnectU kalah dalam
persidangan pertama,
perusahaan ini
mendaftarkan gugatan baru pada Maret 2008. Kontroversi juga datang
dari negara-negara seperti
Myanmar, Bhutan, Syria,
Arab Saudi, Iran dan
sebagainya yang
menyebutkan kalau Facebook mempromosikan
serangan terhadap otoritas
pemerintahannya sehingga
akses terhadap Facebook di
negara tersebut ditutup. Di tengah sejumlah kontroversi itu, nama Facebook dan Mark Zackerberg tetap digandrungi banyak orang.
Zackerberg sendiri di tengah kepopuleran
namanya dan jumlah
kekayaan yang dimilikinya,
ia tetap sederhana. Ia
masih tinggal di apartemen
sewaan dan di kamarnya hanya tersedia sebuah meja
dan kursi. Kasurnya
diletakkan di lantai. Kala
datang ke kantornya di
Palo Alto, Zackerberg kerap
berjalan kaki atau mengendarai sepeda. Tak
tampak sebagai miliuner
(dalam US$ dollar,
tentunya) atau triliuner
(dalam rupiah). Forbes mencatatnya sebagai
milyarder termuda, atas
usaha sendiri dan bukan
karena warisan, yang pernah
tercatat dalam sejarah.
Kekayaannya ditaksir sekitar satu setengah miliar
dolar Amerika. Awal tahun 2009 Mark Zuckerberg mendapat penghargaan Young Global Leaders. Usia Mark Zuckerberg baru
24 tahun, tetapi ia bisa
menghasilkan 1,5 miliar
dollar AS. Keberhasilan
pria pendiri Facebook,
salah satu situs jejaring sosial ternama di dunia, ini
membuatnya nangkring
dalam jajaran 400 orang
terkaya di Amerika versi
Forbes. Tidak hanya itu,
dalam jajaran tersebut ia juga dinobatkan sebagai
orang kaya yang paling
muda. Fakta - fakta tentang Facebook dan Mark
Zuckerberg
- Facebook punya lebih dari 150 juta pendaftar
- Jumlah pengguna yang
aktif lebih dari 20 juta
- Separuh lebih pendaftar
Facebook bukan orang kuliahan
- Pengguna rata-rata
memiliki 100 teman
- Lebih dari 3 juta
pengguna menjadi
penggemar sesuatu
- Jumlah foto yang di up-
load lebih dari 800 juta perbulan
- lebih dari 5 juta video di
upload perbulan
- Konten lain (link,cerita,blog,catatan,dll) yang si share lebih dari 20 juta perbulan
- Lebih dari 2 juta even
dibuat setiap bulan
- Facebook sudah di terjemahkan ke dalam 15
bahasa ,Masih ada 60
bahasa lagi yang masih
dalam proses penerjemahan
- lebih dari 70 persen
pengguna Facebook tinggal di luar Amerika
- Saat ini,ada lebih dari 52 ribu aplikasi ontuk Facebook
- Aplikasi baru bertambah
140 perhari - Sekitar 95 persen pengguna menggunakan satu aplikasi dalam Facebook. Apa komentar anda??

No comments:

Post a Comment

Labels