Popular Women

Saturday, December 3, 2011

Mencret Atau Diare Dan Penyembuhanya

Mencret termasuk penyakit
yg menyebalkan dan
melemaskan (menurut
saya). Terkadang kita
sebagai manusia lalai terhadap kesehatan tubuh kita, sehingga tidak bisa
menghindarkan diri dari
makanan yang tidak
higienis atau bersih dari
segala macam bibit
kuman dan penyakit.
Apabila kita makan
makanan yang tidak higienis maka
kita bisa terserang
penyakit pencernaan
yang salah satunya
adalah diare atau mencret.
Selain itu diare dapat
disebabkan oleh
keracunan bahan kimia
dalam makanan, masuk
angin, dehidrasi
(kekurangan cairan
tubuh) dan lain
sebagainya.
Diare adalah suatu
kondisi di mana
seseorang buang air
besar berkali-kali dalam
satu hari yang melebihi
batas normal dan tinja
atau feses yang keluar
berupa cairan encer atau
kental disertai angin /
kentut dari dalam perut
(kecirit wa).
Berikut di bawah ini 4
(empat) langkah untuk
menanggulangi diare
atau mencret-mencret.
1. Minum Air Putih yang Banyak.
Sering-seringlah minum
air putih yang banyak
karena dengan sering
buang air besar maka
tubuh akan kehilangan
banyak cairan yang
harus selalu digantikan
dengan cairan yang
baru. Setiap setelah BAB
minumlah satu atau dua
gelas air putih atau air
mineral yang bersih dan
sudah dimasak.
Minumlah oralit yang
merupakan larutan gula
garam untuk membantu
pembentukan energi dan
menahan diare / berak
setelah habis BAB.
Hindari minum kopi, teh
dan lain sebagainya yang
mampu merangsang asam
lambung.
2. Makan Makanan Khusus
Hindari makan makanan
yang berserat seperti
agar-agar, sayur dan
buah karena makanan
berserat hanya akan
memperpanjang masa
diare. Makanan berserat
hanya baik untuk
penderita susah buang
air besar.
Bagi penderita diare
sebaiknya makan
makanan rendah serat
dah halus seperti bubur
nasi atau nasi lemes
dengan lauk telur asin.
Di sini nasi akan menjadi
gula untuk memberikan
energi, sedangkan telur
asin akan memberikan
protein dan garam
untuk menahan mencret
dan sebagai zat
pembangun tubuh.
Hindari makan makanan
di luar sembarangan
serta makanan yang
pedas mengandung cabai
dan lada.
3. Istirahat yang Cukup
Tidak dapat dipungkiri
bahwa orang yang
buang-buang air akan
terasa lemah, lemas,
lesu, kurang bergairah,
dan sebagainya. Untuk
itu bagi anda yang sudah
merasa sangat lemas
sebaiknya meminta izin
sekolah atau kantor
untuk menghindari dari
kemungkinan yang
terburuk atau
memalukan di tempat
umum. Tidur sebanyak-
banyaknya namun tidak
melupakan waktu makan
makanan dan obat harus
teratur, banyak minum,
beribadah dan berdoa
dan lain-lain.
4. Minum Obat Dengan
Dosis yang Tepat
Ada baiknya anda
berkonsultasi dengan
dokter dan meminta obat
yang tepat untuk anda,
karena setiap orang
memiliki karakteristik
masing-masing dalam
pemilihan obat. Rumah
sakit, dokter praktek,
puskesmas atau apalah
yang sesuai izin depkes adalah pilihan yang tepat
karena memiliki dokter
yang baik dengan obat-
obatan yang baik pula.
Bila anda ragu datangi
saja dokter lain untuk
mendapatkan informasi
lebih lanjut.
Setalah mendapatkan
obat minumlah obat itu
sesuai dosis yang waktu
yang telah ditentukan.
Biasanya dokter akan
memberikan obat mules,
obat mencret, vitamin
dan antibiotik. Untuk
obat mules dan mencret
sebaiknya diminum jika
perut mulas dan diare
saja dan hentikan jika
sudah berhenti mules
dan diare. Sedangkan
untuk antibiotik wajib
dihabiskan agar kuman
dan bibit penyakit
lainnya mati total dan
tidak membentuk
resistensi. Untuk
vitamin terserah anda
mau dihabiskan atau
tidak, akan tetapi tidak
ada salahnya jika
dihabiskan karena
vitamin baik untuk anda
asalkan tidak berlebihan.
Untuk mencegahnya,
jagalah kebersihan
lingkungan, dan jangan
jajan sembarangan.

No comments:

Post a Comment

Labels